Quality Control (QC): Definisi, Tugas dan Manfaat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Quality Control dalam Industri Manufaktur
Quality Control dalam Industri Manufaktur

Dalam sebuah industri manufaktur, ada banyak sekali proses yang dibutuhkan untuk bisa menjadi produk akhir yang sesuai keinginan produsen dan konsumen. Awalnya semuanya berbentuk bahan baku yang belum terlihat jelas kemudian masuk ke tahap produksi yang memiliki berbagai macam proses sebelum akhirnya siap didistribusikan.

Salah satu proses yang ada didalamnya ialah Quality Control, Pengendalian mutu (Quality Control), atau QC untuk akronimnya, adalah suatu proses yang pada intinya adalah meninjau kualitas dari semua faktor yang terlibat dalam kegiatan produksi.

Terdapat tiga aspek yang ditekankan pada pendekatan ini, yaitu:

  1. Unsur-unsur seperti kontrol, manajemen pekerjaan, proses-proses yang terdefinisi dan telah terkelola dengan baik, kriteria integritas dan kinerja, dan identifikasi catatan.
  2. Kompetensi, seperti pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi.
  3. Elemen lunak, seperti kepegawaian, integritas, kepercayaan, budaya organisasi, motivasi, semangat tim, dan hubungan yang berkualitas.
  4. Ukuran, Visual Kesesuaian dengan Gambar kerja, Fungsi dan Optimalisasi Hasil.

Fungsi Quality Control

Fungsi Quality Control sendiri adalah untuk memastikan bahwa produk / layanan yang disediakan memenuhi persyaratan spesifik dan dapat diandalkan memuaskan dan sehat secara fiskal (berfungsi), mengidentifikasi produk /jasa yang tidak memenuhi spesifikasi perusahaan standar kualifikasi (menghilangkan ketidaksesuaian) dan Masalah yang teridentifikasi oleh QC dilakukan tindakan

“Tim QC berhak untuk menghentikan produksi sementara potensi masalah tetap ada.”

Operator QC memilah mana produk yang masih sesuai standart dan mana yang harus di pisahkan akibat cacat atau tidak sesuai dengan standart. Di dalam menentukan standart suatu produk, setiap perusahaan memiliki standart yang berbeda-beda. Dalam menentukan standart tersebut, suatu perusahaan harus berhati – hati karena standart produk tersebut akan menentukan bagaimana produk dan perusahan sebagai produsen di mata customer.

Tugas Seorang Quality Control

Petugas atau operator Quality Control memiliki beberapa tugas dan kewajiban yang tidak mudah. Seorang Quality Control memegang tanggung jawab akhir sebelum suatu produk di packing dan kemudian dikirim hingga sampai di tangan customer. Bila operator Quality Control lalai sedikit saja dan meloloskan produk cacat yang seharusnya tidak sampai ke tangan customer, maka hal ini akan membuat kepercayaan customer kepada perusahaan atau berkurang atau bahkan bisa hilang.

Berikut adalah beberapa tugas seorang Quality Control:

  1. Memastikan produk sesuai dengan standar yang sudah di tentukan perusahaan.
  2. Bertanggung jawab untuk memantau, menganalisis, meneliti, menguji suatu produk.
  3. Memverifikasi kualitas produk.
  4. Bertanggung jawab untuk dokumentasi inspeksi dan tes yang dilakukan pada produk.
  5. Membuat analisis catatan dan dokumentasi produk sebelumnya untuk referensi produksi di masa mendatang.
Inspeksi Ukuran Menjadi Salah Satu Proses Quality Control
Inspeksi Ukuran Menjadi Salah Satu Proses Quality Control

Manfaat Quality Control

1. Konsistensi Produksi

Manfaat pertama dari quality control adalah menjaga konsistensi produksi. Hal ini mencakup proses produksi dan juga kualitas yang ditawarkan. Ketika menjalankan quality control, sudah pasti ada standar yang ditentukan di awal. Fungsi QC adalah memastikan bahwa setiap orang sudah menjalankan tugasnya, produk sesuai dengan standar kualitas yang diberikan, dan tidak ada kecacatan sebelum produk atau layanan diluncurkan.

2. Meningkatkan Efisiensi

Manfaat yang kedua adalah meningkatkan efisiensi, baik itu dari segi proses produksi, tenaga, dan juga waktu. Pasalnya, kalau tidak dilakukan proses QC, bisa saja ditemukan kesalahan atau cacat dari sebuah produk. Setelah ditemukan, tim produksi harus memperbaiki ulang dan hal tersebut cukup memakan waktu, biaya, dan juga tenaga.

3. Menjaga kepuasan pelanggan

Manfaat quality control yang selanjutnya adalah menjaga kepuasan pelanggan. Ketika memproduksi sebuah produk yang sudah di-publish, atau tentu ada standar yang melekat di pelanggan. Kepuasan pelanggan harus dijaga, karena hal tersebut merupakan salah satu aspek yang bisa mempengaruhi customer loyalty. Jika ada kesalahan atau cacat produk, justru membuat pelanggan tidak ingin membeli produk atau menggunakan layanan Anda kembali.

4. Sebagai Pembiiasaan, Mengembangkan Standart Kualitas Diri dan Perusahaan

Manfaat terakhir dari Quality Control adalah Sebagai Pembiiasaan, Mengembangkan Standart Kualitas Diri dan Perusahaan. Bagaimana tidak, apabila proses produksi efisien, konsisten, dan pelanggan puas, tentunya akan lebih mudah untuk mengembangkan Perusahaan darui segi Marketing. Perusahaan bisa mengoptimalkan pekerja, karena sudah ada standar yang ditentukan untuk menjalankan proses produksi. Tak hanya itu, perusahaan bahkan bisa memperbarui produk, sistem, dan detail lainnya.

PT Patmanunggal Reka Abadi Menjamin Kualitas Produksi Dan Produk

PT Patmanunggal Reka Abadi merupakan sebuah perusahaan yang menyediakan jasa engineering, otomatisasi, konstruksi, pengelasan, dan fabrikasi. Didukung oleh tim engineering yang profesional dan berpengalaman serta peralatan yang canggih juga Menjamin kualitas produk dengan melakukan proses quality control dengan standar Terbaik dengan 2 produk unggulan yaitu Pratter Coffee Roaster dan Praise

Lihat portofolio kami di sini

Jika anda tertarik dan membutuhkan informasi lebih lanjut, segera hubungi tim sales engineer & marketing kami melalui e-mail atau whatsapp. Jika Anda ingin datang ke Workshop Kami di Jl. Pakel No.130-131, Banyuanyar Surakarta, Jawa Tengah. (Depan Red Doorz)

PT PATMANUNGGAL REKA ABADI merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa fabrikasi, repair, instalasi dan rekayasa engineering dengan jangkauan meliputi seluruh Indonesia.

More to explorer

× Hubungi Kami Sekarang!